Rebahkan jiwa kepada yang terluka
Dimana aku bisa menapaki tubuh pada jejakan ini
Semua pertanyaan pasti ada jawaban.
Apakah semua jawabannya harus diungkapkan?
Semua perbuatan pasti ada alasannya.
Jika memang ada, Apakah semua alasannya harus kita ketahui semua?
Aku tidak percaya pada kepercayaanku
Aku tidak yakin akan keyakinanku
Aku tidak harus tahu segala sesuatu
Karena Dia sudah mengatur segala sesatu
Dalam genggaman-Nya semua garis tangan menyiratkan kehidupan
Jumlah hari dan detik yang tersisa tidak mampu kuperkirakan
Semua kuasaku tidak selalu jadi kehendak-Nya
Rayakanlah kejayaanmu!
Teriakkanlah kepuasanmu!
Biar semuanya tahu!
Semuanya dengar bahwa aku ada karena Dia!
Keretanya akan tiba suatu hari
Menjemput kekecewaan dan pedih
Merasakan apa yang bisa dirasakan
Dia yang akan mengirim bala serdadu
Mengamankan jalanan kota yang sesak rasa sesal
Rasa kecewa dunia akan manusia
Aku tidak perlu menjadi bangsat-bangsat itu
Aku sudah dibenci oleh kehidupan
Ramukan semua kejahatan dalam sikapku
Aku sudah merasa hebat
Hebat menjadi seorang bangsat
PLOK PLOK PLOK PLOK!!!
Semua riuh menyambut datangnya bangsat baru
Hebat!
Kini aku bangga.
Puas.
Lalu aku menangisi kehebatanku.
Welcome to my Life!!
hanya beberapa cuplikan kamus hidupku
Selasa, 12 Juli 2011
Selasa, 07 Juni 2011
PUAS AKAN MASA
Ketika hentinya waktu dan tinggal waktu ini yang tersisa
Dimana yang aku genggam hanya saat ini
Rapatkan raga kepada realita
Rasakan semua yang bisa dirasakan
Sampai kulit-kulitku bersatu dengan udara
Rebahkan jiwa-jiwa ke dalam tanah
Dan semua merasa binasa akan mimpi
Tapi menggelora akan romansa seakan masih remaja
Aku disini dan dia pun disini
Ini yang bisa aku nikmati
Aku bisa jalani
Aku memang tidak bisa beranjak dari masa ini
Ke masa lainnya
Kesadaran itu tidak kunjung datang
Untuk menyiramku dari tidur yang panjang
Mimpi yang katanya hanya milik yang muda
Kembalikanlah
Kembalilah
Kembangkanlah
Semua harus bisa sesuai dengan masanya
Berjalan seperti yang selayaknya dijadikan
Dimana yang aku genggam hanya saat ini
Rapatkan raga kepada realita
Rasakan semua yang bisa dirasakan
Sampai kulit-kulitku bersatu dengan udara
Rebahkan jiwa-jiwa ke dalam tanah
Dan semua merasa binasa akan mimpi
Tapi menggelora akan romansa seakan masih remaja
Aku disini dan dia pun disini
Ini yang bisa aku nikmati
Aku bisa jalani
Aku memang tidak bisa beranjak dari masa ini
Ke masa lainnya
Kesadaran itu tidak kunjung datang
Untuk menyiramku dari tidur yang panjang
Mimpi yang katanya hanya milik yang muda
Kembalikanlah
Kembalilah
Kembangkanlah
Semua harus bisa sesuai dengan masanya
Berjalan seperti yang selayaknya dijadikan
if i fell
If I fell in love with you
Would you promise to be true
And help me understand
'cause I've been in love before
And I found that love was more
Than just holding hands
If I give my heart to you
I must be sure
From the very start
That you would love me more than her
If I trust in you, oh please
Don't run and hide
If I love you too, oh please
Don't hurt my pride like her
'cause I couldn't stand the pain
And I would be sad if our new love was in vain
So I hope you see that I
Would love to love you
And that she will cry
When she learns we are two
cause I couldn't stand the pain
and I would be sad if our new love was in vain
so I hope you see that I
would love to love you
and that she will cry when she learns we are two.
Would you promise to be true
And help me understand
'cause I've been in love before
And I found that love was more
Than just holding hands
If I give my heart to you
I must be sure
From the very start
That you would love me more than her
If I trust in you, oh please
Don't run and hide
If I love you too, oh please
Don't hurt my pride like her
'cause I couldn't stand the pain
And I would be sad if our new love was in vain
So I hope you see that I
Would love to love you
And that she will cry
When she learns we are two
cause I couldn't stand the pain
and I would be sad if our new love was in vain
so I hope you see that I
would love to love you
and that she will cry when she learns we are two.
Rabu, 01 Juni 2011
kemelut dan kemelut
keadaanya harusnya tidak beginiTapi kutemukan diriku terus menerus mengeluhDisisi lainnya orang menganggap ini bukan untuk dikeluhkan"Pilih! Pilih! Pilih!" kata merekaAPA YANG HARUS AKU PILIH??KENAPA AKU HARUS MEMILIH?aku mau kondisi tidak beginiaku tidak mautidak!sungguh!Aku bukan dilahirkan bisa membaca hatikuMembaca pikiranku dan akalkuTapi aku bisa merasakan apakah dia nyaman atau tidakYahhh memang sekenanyaTerimakasih untuk semua yang mengisi pinggan kosong iniAku lupa untuk sejenak bagian dimana pinggan itu retakYang tertampung terus mengalir melalui retakan dan rekahan yang munculAKU TIDAK PEDULITUHAN APA KAU PEDULI?aku harap Kau bisa mengertiBahwa manusia hakikatnya tidak ingin sendiriAku katakan aku adalah manusia
Selasa, 31 Mei 2011
Coretan dari seseorang (sahabat)
Siang setelah pagi, pagi habis itu siang
Terik, bagian yang paling tidak kusenangi
Lagi-lagi tawarannya aku terima
Aku enggan menolak, enggan berontak
Sejumlah perasaan aneh menghampiri
Aku merasa ini bukan aku
Aku bukan dia, tapi aku ada, dia ada
Sahabat, bisakah aku memanggilmu demikan?
Aku ingin merengkuh lenganmu
Namun serasa ada yang menahan
Sahabat, mungkinkah kau berpikir hal yang sama?
Perasaanmu begitu halus
Aku kagumi keberanianmu
Sahabat, apakah engkau kesepian?
Apa kau yakin aku adalah jawabanmu?
Apakah aku sedih atau bahagia jika itu terjadi
Kenapa sahabat harus hidup di dua dunia
Ini indah sekaligus menyakitkan
Kamu dekat tapi kadang terasa asing
Sahabat, apakah engkau nasih terluka?
Sahabat, aku ingin memberikan apa yang bisa kuberikan
Berbuat apa yang bisa kuperbuat
Tahukah kamu, aku tidak rela menyakitimu
Tapi ternyata hanya ini yang bisa kuperbuat
Luka dan luka
Hanya ini yang dapat kuberikan
Aku berusaha menyamakan gerak langkahku
Namun jalanmu semakin cepat
Aku ingin berjalan tepat disampingmu
Namun aku hanya bisa dan mampu berada di belakangmu
Terimakasih untuk warna yang kau goreskan
dalam kamus hidupku, sahabat
Sahabat, terimakasih telah menuntun jalanku
Waktu singkat tapi persahabatan akan tetap lekat
Jika aku tiada, entah besok ataupun nanti
Waktu singkat bersama engkau, sahabat
Akan kuingat, pasti kuingat!
Di alam sana aku pasti tersenyum
Tersenyum karena kita sahabat
Aku ingin melihat kamu meski dari kejauhan
Aku mau mendengar suaramu meski hanya sayup-sayup
Jadilah sahabat yang berhati besar, sahabat!
-seorang sahabat-
(yang mengagumimu)
Terik, bagian yang paling tidak kusenangi
Lagi-lagi tawarannya aku terima
Aku enggan menolak, enggan berontak
Sejumlah perasaan aneh menghampiri
Aku merasa ini bukan aku
Aku bukan dia, tapi aku ada, dia ada
Sahabat, bisakah aku memanggilmu demikan?
Aku ingin merengkuh lenganmu
Namun serasa ada yang menahan
Sahabat, mungkinkah kau berpikir hal yang sama?
Perasaanmu begitu halus
Aku kagumi keberanianmu
Sahabat, apakah engkau kesepian?
Apa kau yakin aku adalah jawabanmu?
Apakah aku sedih atau bahagia jika itu terjadi
Kenapa sahabat harus hidup di dua dunia
Ini indah sekaligus menyakitkan
Kamu dekat tapi kadang terasa asing
Sahabat, apakah engkau nasih terluka?
Sahabat, aku ingin memberikan apa yang bisa kuberikan
Berbuat apa yang bisa kuperbuat
Tahukah kamu, aku tidak rela menyakitimu
Tapi ternyata hanya ini yang bisa kuperbuat
Luka dan luka
Hanya ini yang dapat kuberikan
Aku berusaha menyamakan gerak langkahku
Namun jalanmu semakin cepat
Aku ingin berjalan tepat disampingmu
Namun aku hanya bisa dan mampu berada di belakangmu
Terimakasih untuk warna yang kau goreskan
dalam kamus hidupku, sahabat
Sahabat, terimakasih telah menuntun jalanku
Waktu singkat tapi persahabatan akan tetap lekat
Jika aku tiada, entah besok ataupun nanti
Waktu singkat bersama engkau, sahabat
Akan kuingat, pasti kuingat!
Di alam sana aku pasti tersenyum
Tersenyum karena kita sahabat
Aku ingin melihat kamu meski dari kejauhan
Aku mau mendengar suaramu meski hanya sayup-sayup
Jadilah sahabat yang berhati besar, sahabat!
-seorang sahabat-
(yang mengagumimu)
Minggu, 15 Mei 2011
no offense
pagi tadi, terbangun dari tempat tidur yang nyaman
aku mengangkat gagang handphone sony ericsson dan menjawab sekenanya
mata masih ingin menutup
padahal aku tahu itu bukan maksud untuk membuatnya sedih
aku tidak tahu apa yang aku rasakan
beberapa hari ini aku merasa sangat nyaman
menjadi lebih manusia dari sebelumnya
hanya maaf yang dia katakan
bahkan aku tidak tahu kesalahan apa yang dia lakukan
aku menyalahkan diriku sekali lagi
bukan hanya sekali ini
merasa spesial
dia bilang, "aku emang lagi butuh perhatian dan kamu uda perhatiin aku"
pembicaraan di telepon menjadi hening
aku dan dia hanya sama-sama mendengar suara nafas
kemudian dia bilang "udah dulu ya, jangan lupa sarapan"
telepon terputus
air mata keluar dari mataku sesaat kemudian
aku tidak tahu apa maksudnya
air mata sisa-sisa hari sebelumnya mungkin
"i think we;ve got something special" aku dengarkan lewat earphone laptopku
keributan di sekitar seperti aku hiraukan
Langganan:
Postingan (Atom)
